Nama : Muhammad Afif
Kelas : 02
Penulisan Kreatif
Alfian Hamzah adalah seorang wartawan dari Makassar yang pernah bertugas saat masa konflik antara TNI dan GAM di Aceh. Selama 2 bulan Alfian Hamzah meliput suasana dan kondisi serdadu batalion infanteri 521 yang ingin mengamankan Aceh dari serangan kontak senjata GAM. Lewat pengalamannya tersebut, beliau menuliskan sebuah karya jurnalistik berjudul “Kejarlah Daku, Kau Ku sekolahkan”.
Dalam tulisan yang menarik ini, penulis berhasil menipu para pembaca lewat judul yang ditulisnya yaitu Kejarlah Daku, Kau Ku sekolahkan. "kusekolahkan" dalam judul tulisan ini merupakan istilah tentara indonesia untuk mengeksekusi mati bagi anggota GAM (Gerakan Aceh Merdeka) yang tertangkap pada saat itu. Banyak pembaca yang terjebak dan tidak menyangka bahwa judul dari tulisan ini mengulas tentang konflik yang terjadi pada saat jurnalis tersebut turun langsung dalam peliputan peperangan.
Ada beberapa tokoh yang terlibat dalam tulisan ini yaitu:
- Alfian Hamzah adalah jurnalis yang ikut dalam operasi teritorial dengan para tentara militer indonesia.
- Mayor Jenderal Djali Yusuf yang merupakan Panglima Komando Operasi Pemulihan Keamana Aceh.
- Muhammad Khusnur Rohim adalah salah satu prajurit kepala dalam operasi pada saat itu dan ditunjuk juga sebagai pemandu jalan.
- Ruslan adalah orang yang diduga GAM yang berhasil disekolahkan oleh tentara pada saat itu. Termasuk juga Nurhayati, Ismail, Cut Ali bin Nasir.
Alur cerita dalam karya jurnalistik ini adalah alur mundur, karena ceritanya kembali ke masa lalu. Hal ini jelas karena dapat dilihat pada penggalan kalimat “September-Oktober silam” dan kejadiannya pada saat tahun 2002. Cerita tersebut cukup menarik, beliau juga mampu memancing imajinasi dari si pembaca, sehingga pembaca tulisan ini seolah-olah berada dalam kejadian pada masa itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar